Smart City Bukan Sekadar Teknologi Ini Peran Kampus dan Pilihan Prodi di UBSI Kampus Bogor

BSINews, Bogor — Konsep smart city kerap dikaitkan dengan teknologi canggih, aplikasi digital, dan sistem terintegrasi. Namun, di balik semua itu, keberhasilan kota cerdas sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memahami teknologi sekaligus mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Hal inilah yang kini menjadi perhatian Kota dan Kabupaten Bogor dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor.

sebagai Kampus Digital Kreatif mengambil peran dalam menyiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan pengembangan smart city. Melalui UBSI kampus Bogor yang telah terakreditasi Unggul, pendidikan tinggi diarahkan untuk mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Pengembangan smart city menuntut kompetensi lintas bidang, mulai dari manajemen data, teknologi jaringan, sistem informasi pemerintahan, digitalisasi layanan publik, keamanan siber, pengembangan aplikasi, hingga tata kelola keuangan yang transparan dan modern. Kebutuhan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, UBSI menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menekankan pada capaian kompetensi dan pengalaman praktis mahasiswa. Proses pembelajaran dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya sesuai kebutuhan dunia kerja berbasis digital.

Dukungan fasilitas pembelajaran modern turut melengkapi proses tersebut, seperti laboratorium komputer, ruang kelas digital, student corner, perpustakaan berbasis teknologi, hingga sport center. Lingkungan belajar ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang siap menghadapi dinamika industri dan pembangunan kota cerdas.

Pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, UBSI kampus Bogor dan UBSI kampus Cilebut membuka sejumlah program studi yang relevan dengan pengembangan smart city.

Program Studi Sistem Informasi (S1) berfokus pada pengelolaan sistem informasi terintegrasi yang dibutuhkan dalam layanan publik dan pemerintahan digital. Mahasiswa dibekali kemampuan analisis sistem, manajemen data, serta pengembangan aplikasi layanan masyarakat.

Sementara itu, Program Studi Informatika (S1) menitikberatkan pada penguasaan teknologi inti smart city, seperti pemrograman tingkat lanjut, kecerdasan buatan, machine learning, keamanan siber, hingga pengembangan aplikasi berbasis web dan mobile.

Baca juga: 

Di sisi lain, Program Studi Teknologi Informasi (S1) mempersiapkan mahasiswa dalam pengelolaan infrastruktur digital, mulai dari jaringan komputer dan cloud, implementasi IoT, sistem keamanan digital, hingga pengelolaan database pendukung layanan kota cerdas.

Adapun Program Studi Akuntansi (S1 Plus) hadir untuk menjawab kebutuhan transparansi dan akuntabilitas keuangan dalam ekosistem smart city. Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh dua ijazah, D3 dan S1, dengan pembekalan akuntansi berbasis sistem digital dan pengelolaan keuangan modern.

Seiring meningkatnya kebutuhan SDM digital, PMB UBSI kampus Bogor telah dibuka bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di lingkungan kampus digital kreatif. UBSI kampus Bogor menyediakan kurikulum OBE, fasilitas pembelajaran modern, biaya kuliah terjangkau, serta berbagai pilihan beasiswa.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman atau aplikasi UBSI PMB di Play Store. Melalui pembukaan program studi berbasis teknologi ini, UBSI menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pengembangan smart city di Kota dan Kabupaten Bogor, sekaligus mempersiapkan generasi muda untuk berperan dalam pembangunan kota yang cerdas, modern, dan berkelanjutan.(Siti Hafizah)